PROJECT ONLINE : 12 JULI 2009

PROJECT ONLINE : 12 JULI 2009
Silahkan lihat lihat. . .

Minggu, 18 Juli 2010

Kedokteran dalam Lingkup Agama

Membahas ilmu kedokteran dalam lingkup agama memang cukup luas... sama halnya dengan megaitkan ilmu itu dengan filsafat, matematik ataupun psikososial. untuk itu saya akan menulis yang paling mendominasi pertanyaan-pertanyaan para ilmuwan besar saat ini atupun telah menjadi misteri abad 20 ini...

Alergi dan Reaksi Hipersensitivitas Lainnya

Alergi
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Terkini (belum ditinjau)
Alergi atau hipersensitivitas tipe I adalah kegagalan kekebalan tubuh di mana tubuh seseorang menjadi hipersensitif dalam bereaksi secara imunologi terhadap bahan-bahan yang umumnya imunogenik (antigenik)atau dikatakan orang yang bersangkutan bersifat atopik. Dengan kata lain, tubuh manusia berkasi berlebihan terhadap lingkungan atau bahan-bahan yang oleh tubuh dianggap asing dan berbahaya, padahal sebenarnya tidak untuk orang-orang yang tidak bersifat atopik. Bahan-bahan yang menyebabkan hipersensitivitas tersebut disebut alergen.
Alergi disebabkan oleh produksi antibodi berjenis IgE.[1]

SIFAT-SIFAT ALERGI :
Pencetus suatu alergi disebut allergen. Debu, pollen, tumbuh-tumbuhan tertentu, obat-obatan, jenis makanan spesifik, bulu serangga, virus, atau bakteri, tergolong dalam hal ini.
Reaksi yang terjadi bisa timbul di satu titik, seperti di kulit, bulu mata, atau mungkin juga di sekujur tubuh.
Biasanya timbul satu atau beberapa gejala pengiring yang mengikuti reaksi alergi.
Dalam kasus tertentu, reaksi alergi diidap si penderita sepanjang hidupnya. Setiap tahun di Amerika Serikat, sekitar 400 orang meninggal akibat penggunaan penisilin yang salah kaprah. Juga 50 orang meninggal akibat alergi saat disengat lebah dan gigitan semut. Namun perlu diingat, sebagian besar alergi adalah hal yang umum terjadi dan akibat yang ditimbulkan tidak begitu serius. Tingkat parahnya penderita alergi tergantung daya tahan tubuh.

TERJADINYA REAKSI ALERGI :

A. Sel darah putih merupakan sistem imunitas tubuh paling utama.
Saat antigen memasuki tubuh, secara otomatis seluruh jaringan tubuh akan melakukan suatu proses kompleks untuk mengenali benda asing tersebut.
Sel darah putih menghasilkan antibodi spesifik untuk melawan antigen. Proses ini disebut sensitisasi.
Antibodi bekerja dengan mendeteksi dan merusak substansi yang menyebabkan penyakit. Pada reaksi alergi, antibodi dikenal sebagai immunoglobulin E, atau IgE.
B. Antibodi ini memerintah "para mediator" untuk memproduksi semacam zat yang mampu mengurangi kadar kimia dan hormon yang dimiliki antigen.
Mediator yang umum dikenal diantaranya adalah Histamine.
Mediator mempunyai efek meningkatkan aktivitas sel darah putih. Inilah yang memungkinkan terjadinya gejala yang mengikuti.
Jika hadirnya mediator dirasa sudah cukup, reaksi alergi bisa dikatakan telah berakhir.
C. Reaksi alergi sebenarnya sebuah keunikan bagi kita. Tubuh sudah pasti akan mengenali antigen jika sewaktu-waktu akan menyerang kembali.

D. Macam-macam pencetus alergi yang dikenali oleh umum :
Jenis makanan tertentu, vaksin dan obat-obatan, bahan berbahan dasar karet, aspirin, debu, bulu binatang, dan lain sebagainya.
Sengatan lebah, gigitan semut api, penisilin, kacang-kacangan. Biasanya reaksi yang ditimbulkan akan berlebihan dan bisa mengakibatkan alergi serius di sekujur tubuh.
Penyebab minor; suhu udara panas ataupun dingin, dan kadar emosi yang berlebihan.
Sering kali, allergen secara spesifik sukar untuk diidentifikasi meskipun di masa lampau pernah mengalami gejala serupa.
E. Alergi tidak berkaitan dengan garis keturunan si penderita. Bisa jadi satu anggota keluarga terkena alergi, sementara yang lain tidak pernah terkena.

F. Orang-orang tertentu yang mudah terjangkiti reaksi alergi:
Pernah mengalami alergi tertentu pada masa sebelumnya.
Penderita asma
Orang yang mengalami gangguan pada saluran pernapasannya.
Penderita polip
Penderita infeksi pada sinus, telinga, atau pangkal tenggorokan.
Orang yang memiliki kulit sensitif

PENGOBATAN :

Ada beberapa cara untuk mengobati reaksi alergi. Pilihan tentang pengobatan dan bagaimana cara pemberian disesuaikan dengan gejala yang dirasakan.

A. Untuk jenis alergi biasa, seperti reaksi terhadap debu atau bulu binatang, pengobatan yang dilakukan disarankan adalah:
Prescription antihistamines, seperti cetirizine (Zyrtec), fexofenadine (Allerga), dan Ioratadine (Claritin), dapat mengurangi gejala tanpa menyebabkan rasa kantuk. Pengobatan ini dilakukan sesaat si penderita mengalami reaksi alergi. Jangka waktu pemakaian hanya dalam satu hari, 24 jam.
Nasal corticosteroid semprot. Cara pengobatan ini dimasukkan ke dalam mulut atau melalui injeksi. Bekerja cukup ampuh dan aman dalam penggunaan, pengobatan ini tidak menyebabkan efek samping. Alat semprot bisa digunakan beberapa hari untuk meredakan reaksi alergi, dan harus dipakai setiap hari. Contoh: fluticasone (Flonase), mometasone (Nasonex), dan triamcinolone (Nasacort).
B. Untuk reaksi alergi spesifik. Beberapa jenis pengobatan yang dapat dilakukan untuk menekan gejala yang mengikuti :
Epinephrine
Antihistamines, seperti diphenhydramine (Benadryl)
Corticosteroids
C. Pengobatan lain yang bisa diberikan jika dibutuhkan :
Pada orang tertentu, cromolyn sodium semprot mencegah alergi rhinitis, inflamasi di hidung.
Decongestan dapat menghilangkan ingus pada sinus. Tersedia dalam bentuk cairan yang dimasukkan ke mulut dan semprot. Digunakan hanya beberapa hari, namun terjadi efek samping seperti tekanan darah yang meningkat, detak jantung yang menguat, dan gemetaran.

PENCEGAHAN :

Para spesialis alergi, Allergist, bisa diminta pendapat untuk mengidentifikasi jenis alergi Anda. Ada berbagai macam tes identifikasi pencetus alergi:
Tes kulit, biasa dilakukan dan hasil yang ditunjukkan sangat memuaskan. Jaringan kulit akan diperiksa secara mendetail hingga dihasilkan laporan lengkap tentang kesehatan kulit si penderita.
Tes darah (RAST), biasa dikenal sebagai tes identifikasi antibodi (IgE) untuk menentukan spesifikasi antigen.
Tes-tes lain yang dilakukan untuk mengurangi allergen di lingkungan sekitar.

PERAWATAN TERHADAP REAKSI ALERGI :

Kenali pencetus alergi yang Anda derita. Jika tubuh Anda reaktif terhadap kacang, jangan makan kacang. Dengan mengurangi bahkan menghindari penyebab terjadinya reaksi alergi, Anda akan terbebas dari alergi.

Perawatan-sendiri di rumah tidak cukup untuk menghilangkan reaksi alergi. Perlu dilakukan pengobatan darurat. Hal-hal yang perlu diperhatikan :
Jangan pernah menunda untuk berobat ke dokter. Memutuskan sendiri cara pengobatan dan jenis obat apa yang dikonsumsi bisa memperparah alergi.
Jika Anda mengendarai mobil/motor, usahakan untuk meminta antar orang terdekat Anda. Ini dimaksudkan untuk mengurangi dampak kecelakaan saat membawa kendaraan.
Patuhi apa yang direkomendasikan oleh dokter. Kelalaian Anda dalam mengikuti prosesur pengobatan akan menjadikan hasil perawatan mundur.

Demam

Demam adalah suatu proses suatu keadaan saat suhu badan melebihi 37 0C yang disebabkan oleh penyakit atau peradangan. Anak yang memiliki suhu tinggi karena suhu tinggi berkepanjangan dapat menyebabkan sawan. Demam yang melebihi 3 hari mungkin merupakan malaria atau penyakit yang disebabkan oleh nyamuk lainnya.

Kelumpuhan

Apa yang dimaksud dengan kelumpuhan???

Kelumpuhan atau paralisis adalah hilangnya fungsi otot untuk satu atau banyak otot. Kelumpuhan dapat menyebabkan hilangnya perasaan atau hilangnya mobilitas di wilayah yang terpengaruh.

Kelumpuhan sering disebabkan akibat kerusakan pada otak.

Kelumpuhan satu anggota tubuh / monoplegi tanpa atrofi musculus diduga karena sebab cortical biasanya karena stroke atau trauma
Monoplegi dengan atrofi musculus sering di jumpai pada Multiple sclerosis dan injury plexus brachialis atau poliomyelitis.
Hemiplegi/lumpuh separo merupakan kelumpuhan yang paling sering di temui disebabkan oleh tractus desendents corticospinalis bisa karena stroke atau tumor.
Weber syndrome => lesi midbrain dengan manifestari ipsilateral palsy N III dan kontralateral hemiplegia.
Millard-Gruber syndrome => lesi di pons inferior bermanifestasi palsy N VI dan VII serta contralateral hemilpegi.
Paraplegi/ lumpuh kedua anggota gerak ( kaki saja atau tangan saja) => gangguan di perifer nerve disease yang paling ujung( bukan SGB atau neuropatic diabetes)
Quadriplegi / ke empat empatnya lumpuh biasanya karena lesi di MS cervicalis, Morquio syndrome

Kelumpuhan
Dari Wikipedia Bahasa Melayu, ensiklopedia bebas
"Paralysed" beralih ke halaman ini. Untuk kegunaan lain, lihat Paralysed (disambiguasi) .
"Melumpuhkan" beralih ke halaman ini. Untuk lagu pop 2008, lihat melumpuhkan (lagu) .
Untuk kegunaan lain, lihat Paralysis (disambiguasi) .

Artikel ini memiliki beberapa masalah. Harap membantu memperbaikinya atau mendiskusikan masalah ini di halaman pembicaraan .
Perlu tambahan referensi atau sumber-sumber untuk verifikasi . Tagged sejak Januari 2010.
Perlu diperluas. Tagged sejak Januari 2008.
Kelumpuhan
MESH D010243
Kelumpuhan adalah hilangnya lengkap otot fungsi untuk satu atau lebih otot. Kelumpuhan dapat disertai dengan hilangnya perasaan (rugi sensoris) di daerah bencana, jika ada kerusakan sensoris serta motor.
Isi [hide]
1 Penyebab
2 Variasi
3 Kelumpuhan di dunia hewan
4 Lihat juga
5 Referensi
[ sunting ]Penyebab

Kelumpuhan paling sering disebabkan oleh kerusakan pada sistem saraf , khususnya saraf tulang belakang . penyebab utama lainnya adalah stroke , trauma dengan cedera saraf , poliomielitis , amyotrophic lateral sclerosis (ALS), botulisme , spina bifida , multiple sclerosis , dan sindrom Guillain-Barré . Sementara kelumpuhan terjadi selama tidur REM , dan dysregulation sistem ini dapat menyebabkan episode bangun kelumpuhan . Obat-obatan yang mengganggu fungsi saraf , seperti curare , juga dapat menyebabkan kelumpuhan. Ada banyak diketahui penyebab kelumpuhan, dan mungkin lebih belum ditemukan.
Pseudoparalysis (pseudo-makna palsu, tidak asli) adalah pembatasan sukarela atau inhibisi gerak karena sakit, ketiadaan koordinasi, atau penyebab lainnya, dan bukan karena kelumpuhan otot yang sebenarnya. [1] Pada bayi, ini mungkin merupakan gejala bawaan sifilis . [2]
[ sunting ]Variasi

Kelumpuhan bisa lokal, atau umum, atau mungkin mengikuti pola tertentu. Kebanyakan melumpuhkan yang disebabkan oleh kerusakan sistem saraf (misalnya cedera tulang belakang ) yang konstan dalam alam, namun, ada bentuk kelumpuhan periodik , termasuk kelumpuhan tidur , yang disebabkan oleh faktor lain.
[ sunting ]Paralysis di dunia hewan

Banyak spesies hewan menggunakan melumpuhkan racun untuk menangkap mangsa, menghindari pemangsaan, atau keduanya. Sebuah contoh yang terkenal dengan baik adalah tetrodotoxin spesies ikan seperti rubripes Takifugu , yang terkenal mematikan pufferfish Jepang fugu . toksin ini bekerja dengan mengikat saluran natrium dalam sel saraf, mencegah 'fungsi sel-sel yang tepat. Dosis tidak mematikan ini hasil racun dalam kelumpuhan sementara. toksin ini juga hadir dalam banyak spesies lainnya mulai dari kodok ke nemerteans . Penggunaan lain yang menarik dari kelumpuhan di dunia alam adalah perilaku dari beberapa spesies tawon . Untuk melengkapi siklus reproduksi, tawon betina melumpuhkan mangsa item seperti belalang dan meletakkannya di sarangnya. Dia kemudian meletakkan telur dalam serangga lumpuh, yang dimakan oleh larva saat mereka menetas. Banyak ular juga menunjukkan kuat neurotoksin yang dapat menyebabkan kelumpuhan permanen non atau kematian .
Kelumpuhan dapat dilihat pada jenis anjing yang chondrodysplastic. Anjing ini memiliki kaki yang pendek, dan juga mungkin memiliki moncong pendek. bahan cakram intervertebralis mereka dapat kapur dan menjadi lebih rapuh. Dalam kasus tersebut, disc bisa pecah, dengan bahan disc berakhir di saluran tulang belakang, atau Pecahnya lebih lateral ke tekan pada saraf tulang belakang. Sebuah pecah kecil hanya dapat menyebabkan paresis , tapi perpecahan yang besar dapat menyebabkan kerusakan cukup untuk memotong sirkulasi Anda. Jika tidak ada tanda-tanda bisa menimbulkan rasa sakit, operasi harus dilakukan dalam waktu 24 jam dari insiden itu, untuk menghapus materi disk dan mengurangi tekanan pada sumsum tulang belakang . Setelah 24 jam, kesempatan pemulihan cepat menurun, karena dengan tekanan lanjutnya, jaringan saraf tulang belakang memburuk dan mati.
Tipe lain dari kelumpuhan disebabkan oleh emboli fibrocartilaginous. Ini adalah bagian mikroskopis material cakram itu terdiam dan menjadi tinggal di sebuah arteri tulang belakang. Saraf dilayani oleh arteri akan mati ketika kekurangan darah.
Para Gembala Jerman adalah sangat rentan untuk mengembangkan degeneratif myelopathy . Ini adalah kerusakan saraf di tulang belakang, dimulai di bagian posterior kabelnya. Anjing terkena dampak secara bertahap akan menjadi lemah di kaki belakang sebagai saraf mati. Akhirnya kaki belakang mereka menjadi sia-sia. Mereka sering juga menunjukkan sifat tdk bertarak kotoran dan kencing. Sebagai penyakit berlangsung, para paresis dan kelumpuhan secara bertahap bergerak maju. Penyakit ini juga mempengaruhi breeds anjing besar lainnya. Hal ini diduga menjadi masalah autoimun.
Kucing dengan hati menggumam dapat mengembangkan gumpalan darah yang berjalan melalui arteri. Jika gumpalan yang cukup besar untuk memblokir kelumpuhan kaki salah satu atau kedua arteri femoralis, mungkin ada belakang karena sumber utama aliran darah ke kaki belakang diblokir.

Materi-materi yang dipelajari:



Nyeri dan Sensasi Nyeri

Apa yang dimaksud dengan nyeri?

Nyeri menurut IASP (international asocciation study of pain ) adalah suatu pengalaman sensorik subjektif dan emosional yang tidak menyenangkan yang didapat terkait dengan kerusakan jaringan yang nyata, berpotensi rusak atau menggambarkan kondisi terjadi kerusakan.

Bila nyeri tidak ditangani secara benar maka dapat menyebabkan kerusakan jaringan lebih lanjut, contohnya nyeri setelah operasi, nyeri setelah sembuh dari penyakit herpes, bila tidak ditangani secara benar maka akan menjadi nyeri kronis yang merupakan permasalahan besar dan sulit ditangani karena terjadi perubahan ekspresi dari saraf- saraf. Nyeri seperti inilah yang diklasifikasikan sebagai nyeri kronis yang ditandai dengan adanya persepsi nyeri tanpa kerusakan jaringan.

Berdasarkan mekanismenya, nyeri dibagi menjadi nyeri akut, nyeri kronik dan nyeri kanker. Nyeri akut adalah nyeri dengan tanda inflamasi, biasanya berlangsung beberapa hari sampai proses penyembuhan. Tanda- tanda utama inflamasi adalah: rubor (kemerahan jaringan), kalor (kehangatan jaringan), tumor (pembengkakan jaringan), dolor (nyeri jaringan), fungsio laesa (kehilangan fungsi jaringan).

Nyeri kronik adalah nyeri tanpa tanda inflamasi, waktu berlangsungnya lama atau merupakan ikutan dari proses akut, dimana nyeri masih berlangsung meskipun kerusakan jaringan sudah sembuh. Nyeri kanker merupakan kombinasi dari nyeri akut dan nyeri kronis dimana ada suatu proses inflamasi kemudian nyeri berlangsung terus- menerus sesuai dengan perkembangan kankernya, bilamana kanker tidak ditangani.

Berdasarkan kualitasnya nyeri dibagi menjadi: nyeri ringan, nyeri sedang dan nyeri berat. Pada nyeri ringan biasanya pasien secara obyektif dapat berkomunikasi dengan baik. Pada nyeri sedang secara obyektif pasien mendesis, menyeringai, dapat menunjukkan lokasi nyeri, dapat mendeskripsikannya, dapat mengikuti perintah dengan baik. Pada nyeri berat secara obyektif pasien terkadang tidak dapat mengikuti perintah tapi masih respon terhadap tindakan, dapat menunjukkan lokasi nyeri, tidak dapat mendeskripsikannya, tidak dapat diatasi dengan alih posisi nafas panjang.

Kwalitas nyeri dipengaruhi juga oleh faktor psikis. Contoh kasus misalnya bila seorang tukang ketik dan seorang petani sama- sama mengalami luka pada jari tangan, maka si tukang ketik akan merasakan lebih nyeri pada jari tangan karena berhubungan dengan psikis mengingat jarinya identik dengan alat untuk mencari nafkah, sedangkan seorang petani misalnya cenderung akan merasakan kurang nyeri karena menganggap luka di jari tangan sebagai hal yang biasa dan mengabaikan saja.

Mekanisme nyeri, nyeri timbul setelah menjalani proses transduksi, transmisi, modulasi dan persepsi. Transduksi adalah rangsang nyeri diubah menjadi depolarisasi membran reseptor yang kemudian menjadi impuls saraf. Transmisi, saraf sensoris perifir yang melanjutkan rangsang ke terminal di medula spinalis disebut sebagai neuron aferen primer, jaringan saraf yang naik dari medula spinalis ke batang otak dan talamus disebut neuron penerima kedua, neuron yang menghubungkan dari talamus ke kortek serebri disebut neuron penerima ketiga. Modulasi nyeri dapat timbul di nosiseptor perifer, medula spinalis atau supraspinal. Modulasi ini dapat menghambat atau memberi fasilitasi. Persepsi, nyeri sangat dipengaruhi oleh faktor subyektif, walaupun mekanismenya belum jelas.

Zat- zat penghasil nyeri, pembedahan akan menyebabkan kerusakan sel dengan konsekuensi akan mengeluarkan zat- zat kimia bersifat algesik yang berkumpul di sekitarnya dan dapat menimbulkan nyeri. Zat mediator inflamasi tersebut diantaranya: bradikinin, histamin, katekolamin, sitokinin, serotonin, lekotrien, prostaglandin dan substansi-P. Nyeri dapat berlangsung berjam- jam sampai berhari- hari.

Respons sistemik terhadap nyeri, nyeri akut berhubungan dengan respons neuroendokrin sesuai derajat nyerinya. Nyeri akan menyebabkan peningkatan hormon katabolik dan penurunan hormon anabolik. Manifestasi nyeri dapat berupa hipertensi, takikardi, hiperventilasi (kebutuhan Oksigen dan produksi karbon dioksida meningkat), tonus sfingter saluran cerna dan saluran air kemih meningkat (ileus, retensi urin).

Skala nyeri, pengetahuan tentang nyeri penting untuk menyusun program pengobatan nyeri setelah pembedahan. Derajat nyeri dapat diukur dengan macam- macam cara, misalnya tingkah laku pasien, skala verbal dasar, skala analog visual. Secara sederhana nyeri setelah pembedahan pada pasien sadar dapat langsung ditanyakan pada yang bersangkutan dan biasanya dikatagorikan sebagai: tidak nyeri (none), nyeri ringan (mild, slight), nyeri sedang (moderate), nyeri berat (severe) dan sangat nyeri (very severe, intolerable).

Metoda pengobatan nyeri, sesuai dengan step ledder dari WHO maka untuk mengatasi nyeri ringan digunakan obat anti inflamasi non steroid, untuk mengatasi nyeri sedang digunakan obat anti inflamasi non steroid dikombinasi dengan golongan opioid lemah dan untuk mengatasi nyeri berat digunakan obat anti inflamasi non steroid dikombinasi dengan golongan opioid kuat. Selain pengobatan diatas kadang dibutuhkan juga pengobatan tambahan diantaranya obat sedatif bila nyeri disertai stress, pengobatan akupunktur untuk mengatasi nyeri kronik, sampai blok anestesi. Untuk masyarakat umun bila mengalami nyeri disarankan untuk segera berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan pengobatan sesuai dengan masalah nyeri yang dialami.

Metoda pengobatan nyeri dapat dengan cara sistemik (oral, rectal, transdermal, sublingual, subkutan, intramuscular, intravena atau perinfus). Cara yang sering digunakan dan paling digemari ialah intramuscular opioid. Metoda regional misalnya dengan epidural opioid atau intraspinal opioid. Kadang- kadang digunakan metoda infiltrasi pada luka operasi sebelum pembedahan selesai misalnya pada sirkumsisi atau pada luka operasi usus buntu (apendektomi)

Begitu pentingnya pengetahuan nyeri, maka saat ini nyeri merupakan tanda vital kelima, setelah tekanan darah, denyut nadi, pernafasan, dan suhu tubuh. Demikianlah tulisan ini yang berusaha menyampaikan tambahan pengetahuan dalam pemahaman terhadap nyeri yang sering dialami dalam kehidupan sehari- hari, semoga bermanfaat.

Trauma muskuloskeletal

sdsdaaf
dadada
vd
rgrdgregre
g
ggsgfs

Rabu, 14 Juli 2010

Keunikan Otak Manusia

Otak adalah pusat sistem saraf di semua makhluk vertebrata dan sebagian besar hewan invertebrata. pada hewan primitif seperti ubur-ubur dan bintang laut memiliki sistem saraf desentralisasi tanpa otak sedang spons kurang sistem saraf sama sekali.
Otak manusia merupakan pusat dari sistem saraf manusia dan merupakan organ yang sangat kompleks. tersimpan dalam tempurung kepala manusia, ia memiliki struktur umum yang sama seperti otak mamalia lainnya. namun tiga kali lebih besar bahkan lebih dari otak mamalia khas dengan ukuran tubuh setara. sebagian besar ekspansi (perluasan) berasal dari korteks serebral yang disebut konvulsi, lapisan jaringan saraf yang berbelit-belit menutupi permukaan otak bagian depan terutama diperluas oleh lobus frontal, yang terkait dengan fungsi eksekutif, planing, penalaran dan berpikir abstrak. bagian dari otak dikhususkan untuk visi juga sangat besar bagi manusia.



Learn Biochemisth

Gerak dan Koordinasi

AAAAAAAAAAAAAAAAAAA
AAAAAAAAAAAA
AAAAAAAAAAAAAAAAA

Senin, 12 Juli 2010

Keunikan Fisika Dasar pada Dunia Medis

aaaaaaaaaaaa

aaaaaaaaaaa

aaaaaaaaaaaa

aaaaaaaaaaa

Rabu, 07 Juli 2010

Biologi dasar untuk kedokteran

hari ini, kamis 8 juli 2010



tadi pagi jam 10 tepat katanya akan ada pembahasan modul agama tapi ternyata.......................................... nihil yang ada hanya rapat dadakan dari panitia BTFK fakultas kedokteran unsrat untuk OC 09 tentang kegiatan
SELAMAT MENJELAJAHI RUANGAN TANPA BATAS